SOLOK KOTA — Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, secara resmi membuka pelatihan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi para pembatik Batik Prada di Mimi Batik, Selasa (21/4). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas perajin sekaligus mendorong pengembangan industri kreatif daerah.
Pelatihan tersebut turut dihadiri Ketua Dekranasda Kota Solok, Asisten I Setda, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung kemajuan sektor kerajinan batik di Kota Solok.
Sebagai narasumber, pelatihan menghadirkan Endang Wilujeng yang memberikan materi terkait teknik pembuatan batik, pengembangan desain, hingga strategi pengelolaan usaha. Diharapkan, ilmu yang diberikan mampu meningkatkan kualitas produk sekaligus daya saing para pembatik lokal.
Dalam sambutannya, Wali Kota Solok menegaskan pentingnya memanfaatkan pelatihan sebagai momentum untuk meningkatkan keterampilan, memperkuat kepercayaan diri, serta mendorong inovasi dalam menciptakan motif batik khas daerah.
Ia berharap Batik Prada Solok dapat berkembang menjadi produk unggulan yang tidak hanya memiliki nilai ekonomi tinggi, tetapi juga menjadi identitas budaya yang membanggakan.
Pemerintah Kota Solok bersama Dekranasda juga berkomitmen untuk terus mendukung pelaku UMKM, khususnya di sektor kerajinan batik, melalui berbagai program pembinaan dan pemberdayaan.
Sinergi antara pemerintah, Dekranasda, pelaku usaha, dan masyarakat diyakini menjadi kunci dalam mendorong batik Solok semakin berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Updates.